Piala KSP 2026: Kicauan Burung dari Depok Menggema, Ekonomi Kerakyatan Makin Diperhatikan

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEPOK, Mata Aktual News – Suasana perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Perumahan Raffles Hills, Kota Depok, Minggu (16/8/2026), berlangsung semarak. Ribuan suara kicauan burung dari berbagai penjuru Nusantara menggema dalam Lomba Burung Berkicau Tingkat Nasional Piala Kepala Staf Presiden (Piala KSP) 2026.

Gelaran tersebut diikuti sekitar 500 peserta dan dihadiri kurang lebih 1.200 pengunjung. Tidak sekadar menjadi ajang kompetisi bagi komunitas kicaumania, kegiatan ini juga menjadi ruang bertemunya potensi ekonomi kerakyatan, UMKM, konservasi, serta kepedulian sosial.

Piala KSP 2026 diinisiasi Garuda Mahakarya Nusantara bersama Ormas Daulat Aspirasi Rakyat. Sejumlah tokoh nasional turut hadir, di antaranya Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDTT) Riza Patria, serta Wali Kota Depok Supian Suri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran para pejabat tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi komunitas kicaumania. Pasalnya, dunia burung berkicau selama ini tidak hanya berkembang sebagai hobi, tetapi juga melibatkan rantai ekonomi yang cukup luas, mulai dari penangkaran, pakan, perlengkapan, perawatan, hingga berbagai kegiatan UMKM pendukung.

Sekretaris Jenderal Garuda Mahakarya Nusantara, Ridho Pulungan, menyebut penyelenggaraan Piala KSP 2026 sebagai momentum penting bagi komunitas kicaumania.

Menurut Ridho, perhatian pemerintah terhadap komunitas tersebut menjadi energi baru untuk mengembangkan kegiatan yang selama ini tumbuh dari masyarakat.

“Ini adalah bukti bahwa negara hadir. Kami tidak hanya berkicau di sangkar, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian dan pelestarian alam,” ujar Ridho di sela-sela acara.

Ia juga menyampaikan rencana penyelenggaraan ajang berikutnya yang lebih besar, yakni Piala Presiden Republik Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 22 November 2026 di Jakarta.

Rencana tersebut disebut mendapat dukungan dari Kepala KSP dan Wakil Menteri Desa dan PDTT yang hadir dalam Piala KSP 2026.

Wakil Menteri Desa dan PDTT Riza Patria menegaskan bahwa perkembangan komunitas kicaumania harus dibarengi dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Menurutnya, aktivitas penangkaran dapat menjadi salah satu jalan untuk menjaga keberlangsungan populasi burung sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Kita perlu melestarikan kekayaan alam Indonesia yang sangat beragam. Komunitas kicaumania telah menunjukkan peran aktif dalam hal ini melalui budaya penangkaran,” tegas Riza.

Ia juga menyampaikan rencana Kementerian Desa dan PDTT untuk meluncurkan Liga Kicau Desa pada Januari 2027, bertepatan dengan peringatan Hari Desa.

Program tersebut diarahkan untuk mendorong potensi ekonomi masyarakat desa melalui berbagai potensi lokal, termasuk usaha ternak dan penangkaran burung.

Wali Kota Depok Supian Suri menyambut positif gelaran Piala KSP 2026. Ia menyebut Depok memiliki potensi dalam pengembangan usaha penangkaran burung, khususnya Murai Batu dan Cucakrawa.

“Penangkaran burung di Depok bukan lagi sekadar hobi pribadi, melainkan telah menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang signifikan. Banyak warga kami yang sejahtera berkat usaha ini,” ungkap Supian.

Menurutnya, aktivitas penangkaran yang dilakukan secara bertanggung jawab juga dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya alam.

Perhatian peserta semakin tinggi ketika Kepala Staf Presiden Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman turun langsung ke area perlombaan.

Dudung terlihat berbaur dengan para peserta dan turut menggantungkan salah satu burung dalam sesi kompetisi. Kehadirannya memberikan suasana berbeda karena interaksi berlangsung tanpa sekat protokoler yang kaku.

Dalam sambutannya, Dudung menilai komunitas kicaumania memiliki potensi sosial dan ekonomi yang besar.

“Komunitas ini perlu didorong dan dibantu. Mereka adalah ujung tombak ekonomi kreatif yang nyata di masyarakat,” katanya.

Piala KSP 2026 juga diisi berbagai kegiatan pendukung. Puluhan pelaku UMKM turut membuka bazar, sementara panitia menyediakan layanan kesehatan gratis berupa donor darah dan pemeriksaan kesehatan.

Pembagian sembako juga dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dalam momentum peringatan kemerdekaan.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kompetisi burung berkicau dapat dikembangkan menjadi kegiatan yang memiliki dampak lebih luas bagi masyarakat.

Piala KSP 2026 akhirnya tidak hanya mencatatkan kicauan burung sebagai daya tarik utama. Gelaran di Raffles Hills itu juga memperlihatkan besarnya potensi komunitas kicaumania dalam menggerakkan ekonomi masyarakat, mendukung UMKM, serta mendorong budaya penangkaran yang bertanggung jawab.

Dari Depok, suara kicauan itu kini berlanjut menuju Jakarta. Rencana Piala Presiden RI pada 22 November 2026 menjadi agenda yang dinantikan komunitas kicaumania sebagai babak berikutnya dalam perjalanan mereka membangun eksistensi sekaligus memperkuat kontribusi terhadap ekonomi kerakyatan.

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Satu Dekade Perjalanan, INDOFEST 2026 Perkuat Kolaborasi dan Dorong Pertumbuhan Industri
PT Pegadaian Menjadi “First Mover” Investasi Emas di Indonesia
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:48 WIB

Piala KSP 2026: Kicauan Burung dari Depok Menggema, Ekonomi Kerakyatan Makin Diperhatikan

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:10 WIB

Rayakan Satu Dekade Perjalanan, INDOFEST 2026 Perkuat Kolaborasi dan Dorong Pertumbuhan Industri

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:27 WIB

PT Pegadaian Menjadi “First Mover” Investasi Emas di Indonesia

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights