MUI dan BRIN Satukan Ormas Islam, Bahas Strategi Cegah Konflik hingga Perkuat Ketahanan Pangan

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mata Aktual News – Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar Silaturahmi Nasional Ormas Islam dan Komisi Ukhuwah Islamiyah pada 29–30 Juni 2026 di Gedung B.J. Habibie, BRIN, Jakarta. Forum ini menjadi wadah memperkuat sinergi antarorganisasi kemasyarakatan Islam dalam merumuskan strategi menjaga persatuan umat, mencegah konflik sosial keagamaan, serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya mantan Wakil Presiden RI Dr. (H.C.) Drs. H. M. Jusuf Kalla, Wakil Ketua DPR RI, Menteri Hukum, Kapolri, Menteri Agama, para pimpinan ormas Islam, akademisi, serta peneliti BRIN.

Acara dibuka pada Senin (29/6) dengan keynote speech dari Jusuf Kalla yang menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah sebagai fondasi persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan sosial dan global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu agenda utama dalam forum ini adalah pembahasan Strategi Pencegahan Konflik Sosial Keagamaan. Dalam sesi tersebut, Menteri Hukum, Kapolri, dan Menteri Agama membahas implementasi ketentuan Bab VII KUHP yang mengatur tindak pidana dalam kehidupan beragama sebagai bagian dari upaya memperkuat kerukunan dan mencegah potensi konflik di masyarakat.

Diskusi yang dimoderatori Syamsul Qomar itu juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan dalam menciptakan kehidupan beragama yang damai, toleran, dan harmonis.

Tak hanya membahas persoalan hukum dan sosial, forum ini juga mengangkat pentingnya riset dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah. Melalui sesi BRIN Goes to Society, Prof. Dr. K.H. M. Sirajuddin Syamsudin bersama Dr. K.H. M. Zaitun Rasmin memaparkan bagaimana pendekatan berbasis data dan penelitian dapat menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan yang mampu menjaga persatuan umat.

Pada penghujung hari pertama, pembahasan berlanjut pada isu ketahanan dan kemandirian pangan umat. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., hadir bersama perwakilan Komisi Ukhuwah Islamiyah dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatera Utara, dan Jawa Timur untuk berbagi pengalaman mengenai penguatan program ketahanan pangan berbasis kolaborasi masyarakat.

Ketua Pelaksana kegiatan, H. Agus Sudono, S.Pd.I., M.Si., mengatakan kolaborasi MUI dan BRIN merupakan langkah strategis dalam menjawab berbagai tantangan bangsa melalui pendekatan ilmiah yang menghasilkan kebijakan terukur.

“Silaturahmi ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ikhtiar bersama untuk menerjemahkan nilai-nilai ukhuwah ke dalam langkah nyata. Kami berharap hasil forum ini dapat menjadi pedoman bagi ormas Islam di seluruh Indonesia dalam menjaga harmoni sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Memasuki hari kedua, Selasa (30/6), agenda difokuskan pada pemaparan hasil Indeks Ukhuwah oleh Tim Pokja BRIN, pembahasan mekanisme pendanaan riset keagamaan, hingga sidang komisi yang dipimpin Ketua dan Sekretaris Komisi Ukhuwah Islamiyah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyusunan deklarasi bersama serta rencana tindak lanjut yang akan menjadi acuan bagi organisasi kemasyarakatan Islam dalam memperkuat persatuan, meningkatkan kolaborasi berbasis riset, dan mendukung pembangunan nasional.

Melalui forum ini, MUI dan BRIN menegaskan komitmen untuk membangun harmoni kebangsaan yang damai, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mendorong lahirnya berbagai kebijakan berbasis ilmu pengetahuan demi kemaslahatan umat dan bangsa.

Reporter: Syahrudin Akbar
Editor: Redaksi

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rajin Upload Belum Tentu Berprestasi! Syahrudin Akbar Sentil Pejabat yang Alergi Kritik Pers
Rekan Indonesia Sentil Bulan Dana PMI: Zakat Bukan Dalih Paksa Warga Menyumbang!
Abnon Jakarta Disorot, Dailami Firdaus Dorong Revisi Pergub: Unsur Betawi Diminta Lebih Dominan
Bulan Dana PMI di Jakarta Disorot, Rekan Indonesia Ingatkan Beban Ganda Warga
Diduga Area Taman Disulap Menjadi Proyek BUMD, Pemanfaatan Lahan Jadi Sorotan
MADAS Nusantara dan Jumat Berkah Wartawan Tebar 600 Nasi Kotak di Cilincing
Pengelolaan Perpustakaan HB Jassin Dapat Sorotan DPRD
Krisis Air Baku Mengintai, PAM Jaya Diminta Jangan Cuma Andalkan Satu Keran
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Rajin Upload Belum Tentu Berprestasi! Syahrudin Akbar Sentil Pejabat yang Alergi Kritik Pers

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Rekan Indonesia Sentil Bulan Dana PMI: Zakat Bukan Dalih Paksa Warga Menyumbang!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Abnon Jakarta Disorot, Dailami Firdaus Dorong Revisi Pergub: Unsur Betawi Diminta Lebih Dominan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Diduga Area Taman Disulap Menjadi Proyek BUMD, Pemanfaatan Lahan Jadi Sorotan

Sabtu, 26 September 2026 - 00:00 WIB

MADAS Nusantara dan Jumat Berkah Wartawan Tebar 600 Nasi Kotak di Cilincing

Berita Terbaru

Verified by MonsterInsights