Home / TNI

Jenazah Prajurit Marinir Korban Longsor di Bandung Barat Dimakamkan di Gorontalo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gorontalo, Mata Aktual News— Jenazah prajurit Yonif 9 Marinir, Sertu Marinir (Anumerta) Rein Pasau, asal Gorontalo yang menjadi korban bencana tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, tiba di Bandara Djalaluddin Gorontalo, Sabtu (31/1/2026) pagi sekitar pukul 07.57 WITA.

Setibanya di bandara, jenazah disambut dengan upacara militer, sebelum diberangkatkan ke rumah duka di Kelurahan Pauwo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, untuk selanjutnya dimakamkan secara militer.

Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 09.39 WITA, disambut keluarga, kerabat, dan warga setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sertu Marinir (Anumerta) Rein Pasau merupakan salah satu dari 23 prajurit Marinir yang tertimbun longsor saat melaksanakan latihan di wilayah Jawa Barat. Hingga kini, proses pencarian terhadap prajurit lainnya masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Gorontalo, Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana, mengatakan bahwa pemakaman dilakukan sebagai bentuk penghormatan negara atas pengabdian almarhum yang gugur dalam tugas.

“Pemakaman hari ini dilaksanakan secara militer sebagai penghormatan terakhir kepada almarhum yang gugur dalam menjalankan tugas negara,” kata Letkol Laut (P) Hanny.

Ia menjelaskan, jenazah almarhum ditemukan oleh tim pencari pada Jumat (30/1/2026) setelah dinyatakan hilang sejak Sabtu (24/1/2026) akibat bencana longsor di lokasi latihan.

Menurut Danlanal Gorontalo, almarhum juga memperoleh kenaikan pangkat anumerta dari Panglima TNI.

“Almarhum dinaikkan satu tingkat pangkat dari Serda menjadi Sertu sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian dalam tugas,” ujarnya.

Sertu Marinir (Anumerta) Rein Pasau tercatat bergabung sebagai prajurit TNI Angkatan Laut pada tahun 2022 dan telah mengabdi selama kurang lebih tiga tahun. Almarhum belum menikah dan meninggalkan seorang ibu serta lima orang saudara.

Hingga saat ini, dari 23 prajurit Marinir yang terdampak bencana longsor tersebut, lima orang telah ditemukan, sementara upaya pencarian terhadap korban lainnya masih terus dilakukan.

Reporter: M. Aditya Prayuda
Editor: Redpel

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satrol Kodaeral VIII Manado Gelar Sertijab Komandan KRI Kakap-811
Negara Tak Cuma Nonton, Babinsa Evakuasi Warga Bidara Cina
Aksi Sigap Babinsa Selamatkan Warga Stroke saat Banjir
Dankodaeral VIII Kunjungi Korban Pemukulan di RS Kandou Manado
Marinir dan POLA Bitung Satukan Langkah Jaga Kondusivitas
Satgas Kodim 0506 Turun Tangan, Sampah Pasca Banjir Periuk Diangkut
Pomdam Jaya Gelar Sosialisasi Ops Gaktib dan Yustisi 2026
Dandim 0506 Pastikan Dapur Umum Siap Layani Warga Periuk
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:57 WIB

Jenazah Prajurit Marinir Korban Longsor di Bandung Barat Dimakamkan di Gorontalo

Sabtu, 31 Januari 2026 - 01:23 WIB

Negara Tak Cuma Nonton, Babinsa Evakuasi Warga Bidara Cina

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:32 WIB

Aksi Sigap Babinsa Selamatkan Warga Stroke saat Banjir

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:47 WIB

Dankodaeral VIII Kunjungi Korban Pemukulan di RS Kandou Manado

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:54 WIB

Marinir dan POLA Bitung Satukan Langkah Jaga Kondusivitas

Berita Terbaru

Pemerintahan

Rekan Indonesia Dukung Target 90 Persen Cakupan Air Bersih Jakarta

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:32 WIB

Verified by MonsterInsights