Home / TNI

Dharma Samudera ke-64, TNI AL Abadikan Pahlawan Laut Samuel Languyu

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung, Mata Aktual News— Semangat juang prajurit laut kembali digaungkan. Dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera ke-64, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) meresmikan Monumen Pahlawan Nasional Samuel Languyu di Aertembaga, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (15/1/2026).

Monumen tersebut diresmikan oleh Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII Manado di depan Satuan Patroli Kodaeral VIII Manado, tepat di ruas jalan yang kini menyandang nama Samuel Languyu putra daerah Aertembaga yang gugur sebagai pahlawan laut Indonesia.

Samuel Languyu adalah prajurit TNI AL yang ikut dalam Operasi Trikora. Ia gugur bersama Komodor Yos Sudarso di atas KRI Macan Tutul saat Pertempuran Laut Aru di Perairan Arafura, 15 Januari 1962, dalam misi mempertahankan kedaulatan Indonesia atas Irian Barat. Peristiwa heroik itu kemudian diperingati sebagai Hari Dharma Samudera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komandan Kodaeral VIII Manado, Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa peresmian monumen ini merupakan wujud penghormatan negara terhadap pengorbanan prajurit laut yang rela mengorbankan jiwa dan raga demi Merah Putih.

“Monumen ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi pengingat akan nilai perjuangan, keberanian, dan loyalitas tanpa batas kepada bangsa dan negara,” tegasnya.

Ia menambahkan, keteladanan Samuel Languyu yang menjunjung tinggi kecintaan terhadap tanah air serta budaya Minahasa harus menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya dalam menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.

Dalam kesempatan yang sama, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi juga dikukuhkan sebagai Warga Adat Sulawesi Utara oleh para pemangku adat. Pengukuhan tersebut menjadi simbol kuatnya ikatan emosional dan sinergi antara TNI AL dan masyarakat Sulawesi Utara.

“Ini adalah kehormatan besar sekaligus amanah. Saya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan akan terus menjaga sinergi TNI AL dengan masyarakat,” ujarnya.

Peringatan Hari Dharma Samudera ke-64 di Bitung menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat juang prajurit laut sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya demi kedaulatan Indonesia.

Reporter: M. Aditya Prayuda
Editor: Anandra

Follow WhatsApp Channel mataaktualnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jenazah Prajurit Marinir Korban Longsor di Bandung Barat Dimakamkan di Gorontalo
Satrol Kodaeral VIII Manado Gelar Sertijab Komandan KRI Kakap-811
Negara Tak Cuma Nonton, Babinsa Evakuasi Warga Bidara Cina
Aksi Sigap Babinsa Selamatkan Warga Stroke saat Banjir
Dankodaeral VIII Kunjungi Korban Pemukulan di RS Kandou Manado
Marinir dan POLA Bitung Satukan Langkah Jaga Kondusivitas
Satgas Kodim 0506 Turun Tangan, Sampah Pasca Banjir Periuk Diangkut
Pomdam Jaya Gelar Sosialisasi Ops Gaktib dan Yustisi 2026
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:57 WIB

Jenazah Prajurit Marinir Korban Longsor di Bandung Barat Dimakamkan di Gorontalo

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:04 WIB

Satrol Kodaeral VIII Manado Gelar Sertijab Komandan KRI Kakap-811

Sabtu, 31 Januari 2026 - 01:23 WIB

Negara Tak Cuma Nonton, Babinsa Evakuasi Warga Bidara Cina

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:32 WIB

Aksi Sigap Babinsa Selamatkan Warga Stroke saat Banjir

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:47 WIB

Dankodaeral VIII Kunjungi Korban Pemukulan di RS Kandou Manado

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kades Pondok Jaya Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:01 WIB

Pemerintahan

Rekan Indonesia Dukung Target 90 Persen Cakupan Air Bersih Jakarta

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:32 WIB

Verified by MonsterInsights